Dokter Baik

Hidup Sehat Bersama Dokter

Info Penyakit

Kencing Nanah: Gejala dan Cara Penularannya

Kencing Nanah: Gejala dan Cara Penularannya

Kencing Nanah: Gejala dan Cara Penularannya

Kencing nanah atau gonore adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit ini bisa menyerang pria maupun wanita, dan sering kali menyebar melalui kontak seksual langsung dengan orang yang terinfeksi. Sebagai salah satu PMS yang cukup umum, kencing nanah bisa menimbulkan dampak serius jika tidak segera ditangani.

Baca juga: Kebiasaan Sepele Pemicu Infeksi Saluran Kemih

Penyebaran Kencing Nanah

Penularan kencing nanah biasanya terjadi melalui hubungan seksual tanpa pengaman, baik itu seks vaginal, anal, maupun oral. Dalam kasus tertentu, kencing nanah juga bisa menular melalui kontak cairan tubuh dari area infeksi yang mengenai bagian tubuh lain, seperti mata.

Gonore pada Tenggorokan

Jika kamu melakukan hubungan seksual secara oral dengan seseorang yang terinfeksi, bakteri gonore bisa menginfeksi tenggorokan. Infeksi di tenggorokan ini sering disebut gonore faring, yang biasanya tidak menunjukkan gejala. Meski begitu, beberapa orang mungkin merasakan nyeri tenggorokan atau kesulitan menelan yang cukup mengganggu.

Gonore pada Mata

Selain menyerang alat kelamin dan tenggorokan, infeksi gonore juga bisa terjadi pada mata, yang dikenal sebagai konjungtivitis gonore. Hal ini bisa terjadi jika cairan terinfeksi mengenai mata, misalnya melalui kontak tangan. Pada bayi baru lahir, infeksi gonore bisa terjadi selama proses persalinan jika ibu terinfeksi. Bayi yang mengalami infeksi ini biasanya menunjukkan gejala berupa bengkak di kelopak mata dan keluarnya cairan kuning dari mata. Jika tidak segera diobati, infeksi ini bisa menyebabkan kebutaan pada bayi.

Gejala Kencing Nanah pada Pria dan Wanita

Gejala kencing nanah bisa berbeda pada pria dan wanita. Penting untuk segera mengenali gejala ini agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Gejala Kencing Nanah pada Pria

Pada pria, gejala kencing nanah biasanya lebih terlihat dibandingkan pada wanita. Gejala yang umumnya muncul antara lain:

  • Keluar nanah berwarna kuning atau kehijauan dari ujung penis.
  • Rasa nyeri atau panas saat buang air kecil (BAK).
  • Keinginan untuk buang air kecil yang semakin meningkat.
  • Gatal atau iritasi di sekitar area kelamin.

Gejala Kencing Nanah pada Wanita

Sedangkan pada wanita, gejala kencing nanah bisa lebih samar atau bahkan tidak terasa sama sekali. Namun, beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Cairan vagina yang keluar secara tidak normal.
  • Pendarahan di luar jadwal haid atau setelah berhubungan seksual.
  • Nyeri pada perut bagian bawah.
  • Siklus menstruasi yang tidak teratur.

Dampak Kencing Nanah yang Tidak Diobati

Apabila kencing nanah tidak segera diobati, infeksi ini bisa menyebar ke organ tubuh lain dan menyebabkan komplikasi serius, seperti penyakit radang panggul pada wanita dan epididimitis (radang saluran sperma) pada pria. Kedua kondisi ini bisa menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan. Pada beberapa kasus, gonore juga dapat menyebar ke aliran darah, yang dikenal sebagai gonore diseminata, dan menyebabkan peradangan di persendian atau organ lain.

Pengobatan dan Pencegahan Kencing Nanah

Jika kamu merasakan gejala-gejala di atas atau memiliki riwayat kontak dengan seseorang yang terinfeksi gonore, segera lakukan pemeriksaan ke tenaga kesehatan. Gonore bisa diobati dengan antibiotik, namun penting untuk menyelesaikan seluruh dosis obat agar infeksi benar-benar hilang dan tidak kambuh. Jangan menunda pengobatan, karena infeksi yang semakin parah bisa menyebabkan komplikasi serius.

Untuk pencegahan, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Menggunakan kondom saat berhubungan seksual.
  2. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin jika kamu aktif secara seksual.
  3. Menghindari berganti-ganti pasangan tanpa proteksi yang memadai.

Kesimpulan

Kencing nanah adalah penyakit menular yang bisa dicegah dan diobati. Mengenali gejala sejak dini dan tidak menunda pengobatan sangat penting agar infeksi ini tidak menimbulkan komplikasi serius. Pastikan kamu selalu menjaga kesehatan seksual dengan melakukan pemeriksaan rutin dan menerapkan hubungan yang aman.

dokterbaik

Seorang dokter yang kebetulan suka ngeblog dan berteman

Tinggalkan Balasan